Pengobatan kanker esofagus

Pengobatan kanker esofagus

Kanker esofagus stadium awal, jika aktif melakukan pengobatan akan mendapatkan hasil yang efektif. Namun karena gejala dini kanker esofagus tidak jelas, sehingga sering diabaikan, dan ketika muncul seperti gejala susah menelan, kelainan pada kerongkongan, dan gejala lainnya, ini menandakan penyakit telah berkembang ke stadium lanjut dan akhir, pada saat ini, metode pengobatan tradisional tidaklah cocok.

Apa saja metode pengobatan tradisional untuk kanker esofagus?

Pengobatan tradisional untuk kanker esofagus mencakup operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Pengobatan operasi hanya cocok diterapkan pada pasien stadium awal, dan berdasarkan kondisinya dapat dibagi menjadi operasi paliatif dan operasi radikal. Pada pasien stadium lanjut dan akhir yang sudah terjadi penyebaran, hasil dari pengobatan ini kurang efektif, dan persentase kekambuhannya lebih tinggi. Radioterapi diterapkan pada pasien yang tidak bisa menjalani operasi dan yang tidak mengalami kesulitan parah ketika menelan; kemoterapi diterapkan dalam mengontrol perkembangan kanker, dan untuk meningkatkan efektifitas hasil operasi dan radioterapi. Namun pada saat menjalani radioterapi dan kemoterapi, pasien sering mengalami efek samping seperti mual, rambut rontok, penghimpitan susum tulang, dan lain-lain, dan dalam hal ini sebaiknya meningkatkan perawatan.

Pengobatan modern untuk kanker esofagus:

Selain pengobatan tradisional, Modern Cancer Hospital Guangzhou juga memperkenalkan 12 teknologi modern terbaru dan terkemuka, yang dapat membantu anda melawan kanker secara tuntas. Dokter akan memilih metode pengobatan yang terbaik disesuaikan dengan kondisi penyakit anda, dapat mengurangi efek samping dan meningkatkan efektifitas pengobatan.

1. Penanaman Biji Partikel: Metode Penanaman biji partikel 125I memiliki efektifitas yang baik, dan minim efek samping. Dapat menggantikan metode operasi pada kanker esofagus stadium awal, dan untuk stadium lanjut dan akhir, dapat digunakan sebagai metode pendukung. Jika pasien mengalami kesusahan dalam menelan makan, dapat menggunakan metode penanaman partikel yang digabungkan dengan stent, dapat efektif mengobati kanker sekaligus memecahkan masalah kesulitan makan pada pasien.

2. Intervensi: Metode intervensi pada kanker esofagus mencakup embolisasi dan kemoterapi, dapat membunuh sel kanker secara tuntas, meningkatkan efektifitas pengobatan, dan minim efek samping. Jika hasil diagnosa menunjukkan anda terkena kanker esofagus stadium awal, maka dapat digunakan metode intervensi, yang secara langsung membunuh dan memperkecil tumor, dan meningkatkan keberhasilan operasi. Untuk pasien stadium lanjut dan akhir yang tidak dapat menjalani operasi, dapat menggunakan metode intervensi, dapat secara efektif meningkatkan efek pengobatan dan memperpanjang harapan hidup pasien.

3. Imunisasi biologi: Metode ini dapat dengan tepat membunuh sel kanker, meningkatkan kekebalan tubuh pasien, membersihkan sisa-sisa kanker, dan mencegah penyebaran dan kekambuhan. Dapat digunakan baik pada pasien stadium awal, lanjut, maupun akhir. Pada pasien stadium lanjut dan akhir, serta pasien dengan usia lanjut dan kondisi tubuh yang lemah, dapat secara signifikan meningkatkan kekebalan tubuh, memperbaiki kualitas hidup.

Ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou mengatakan, metode pengobatan apapun mempunyai keterbatasan tertentu, dan jika hanya menggunakan satu metode, tidak akan mendapat hasil yang maksimal. Beberapa tahun terakhir, Modern Cancer Hospital Guangzhou menggunakan metode komprehensif yang sesuai dan terstruktur untuk kanker esofagus. Tidak hanya terhindar dari luka besar dan efek samping akibat metode pengobatan tradisional, namun juga memecahkan masalah kesulitan makan pada penderita kanker esofagus dan meningkatkan efektifitas pengobatan.


Untuk pertanyaan lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami via online, email atau telepon. Untuk info-info terkini, anda dapat mengunjungi Facebook dan Youtube kami.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59