Cryosurgery

Cryosurgery : Pengganti Operasi Konvensional, Meringankan Derita Pasien akibat Pengobatan

Sebagai rumah sakit kanker internasional profesional, kami sering menghadapi situasi di mana pasien hanya dapat menjalani operasi atau kemoradioterapi konvensional di Indonesia karena kondisi perawatan medis yang terbatas di Indonesia. Namun sayangnya, banyak pasien yang kondisinya tidak membaik, bahkan memburuk dengan cepat, pasien sudah memasuki stadium lanjut ketika datang ke rumah sakit kami.

Kanker payudara, kanker hati, kanker paru, kanker prostat dan lain-lain

Jadi, apakah reseksi bedah satu-satunya pilihan pengobatan untuk pasien kanker? Apa pengobatan alternatif terbaik saat ini?

Berkat Cryosurgery, Pasien Kanker Payudara Terhindar dari Derita Operasi & Kemoterapi

Kanker payudara, kanker hati, kanker paru, kanker prostat dan lain-lain

Cherry Leono, dari Indonesia. Pada tahun 2018, ia didiagnosis menderita kanker payudara stadium IV di Kuala Lumpur. Dokter menyarankan ia untuk segera menjalani operasi dan kemoterapi, tetapi ia menolak karena efek pengobatannya. "Bagaimana efek pengobatan konvensional? Dapatkah saya kembali menjalani kehidupan yang normal setelah pengobatan? Dokter-dokter ini tidak dapat menjawab pertanyaan saya, jadi saya menolak saran dokter pada saat itu," tutur Cherry Leono. Di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, ia menerima pengobatan komprehensif minimal invasif "Cryosurgery + Intervensi". Setelah dua kali Cryosurgery dikombinasikan dengan pengobatan minimal invasif lainnya, tumornya mengecil dari 6,3*8,9 cm menjadi 2,8*5,4 cm, sekarang telah mengecil lebih dari 95%, hasil CT terbaru menunjukkan bahwa tumor telah sepenuhnya mengalami nekrosis, tubuhnya sangat sehat! (Kisah selengkapnya)

Apa Keunggulan Cryosurgery Dibandingkan dengan Reseksi Bedah Konvensional?

Kanker payudara, kanker hati, kanker paru, kanker prostat dan lain-lain

1.Minim luka, pemulihan cepat : Sayatan bedah besar, luka mudah infeksi dan menimbulkan komplikasi, sedangkan cryoprobe memiliki diameter kecil (umumnya 2-4mm), minim pendarahan, dan pasien pulih dengan cepat setelah pengobatan.

2.Minim efek samping : Pembedahan dan kemoradioterapi berdampak buruk bagi tubuh, sedangkan Cryosurgery termasuk fisioterapi, hanya bekerja pada sel tumor dan tidak menyebabkan kerusakan pada jaringan normal, sehingga tidak menimbulkan efek samping kemoradioterapi.

3.Pemantauan real-time  : Seluruh proses pengobatan dipantau dengan pencitraan, kecepatan pendinginan dan pemanasan, waktu dan ukuran serta bentuk bola es dapat diatur dan dikendalikan secara akurat.

4.Efek yang signifikan : Suhu yang sangat rendah dapat sepenuhnya menghancurkan jaringan lesi, dan setelah pengobatan dapat meredakan rasa sakit akibat kanker secara jangka panjang dan memperpanjang usia pasien.

5.Mengaktifkan imunitas : Setelah ablasi dingin, jaringan tumor mati yang tertinggal di tempat semula dapat mengatur antigen tumor, mengaktifkan kekebalan anti-tumor tubuh, sehingga membersihkan sel lesi dan sel nekrotik.

6.Indikasi yang luas : Dapat mengobati tumor kecil serta tumor berukuran besar (diameter lebih dari 5cm) dan tumor dalam jumlah banyak; juga dapat menghilangkan lesi yang tidak dapat direseksi dengan operasi. Selain itu, Cryosurgery dapat diterapkan pada pasien usia lanjut dengan kondisi fisik lemah, dan pasien kanker stadium lanjut yang tidak dapat diobati dengan metode lain atau yang pengobatannya gagal.

7.Hanya diperlukan bius lokal : Cryosurgery umumnya menggunakan bius lokal, tidak ada keterbatasan dan risiko seperti pada bius total.

8.Dapat dilakukan berulang : Cryosurgery tidak menyebabkan dampak pembekuan pada jaringan normal dan dapat dilakukan berulang untuk mengukuhkan dan meningkatkan efek pengobatan.

Bagaimana Cryosurgery Dilakukan?

Cryosurgery adalah memasukkan cryoprobe ke dalam tumor di bawah panduan USG atau CT, kemudian dialirkan gas argon sehingga suhu di dalam tumor turun dengan cepat dan membentuk bola es, lalu dialirkan gas helium sehingga bola es kembali panas, kemudian dibekukan dan dipanaskan lagi, minimal 2 siklus. Pembekuan berlanjut sampai bola es menutupi seluruh tumor dan area yang berada 5-10mm di sekitarnya. Untuk tumor besar, seringkali perlu memasukkan beberapa cryoprobe secara bersamaan. Sesuai kebutuhan, terkadang diperlukan setidaknya 2-3 kali Cryosurgery.

Jenis Penyakit dan Kelompok Orang Apa yang Cocok Menjalani Cryosurgery?

Cryosurgery cocok untuk kanker payudara, kanker paru, kanker hati, kanker prostat, kanker ginjal, kanker kulit, kanker ovarium, kanker penis, kanker mulut dan jenis kanker padat lainnya, terutama dapat membantu kelompok orang berikut :

Kanker payudara, kanker hati, kanker paru, kanker prostat dan lain-lain

1. Pasien yang tidak dapat menjalani operasi atau takut operasi;

2. Pasien dengan bedah reseksi yang tidak tuntas atau resisten terhadap kemoradioterapi;

3. Pasien kanker dengan hasil yang buruk pascaoperasi;

4. Pasien stadium lanjut yang mengalami metastasis atau kekambuhan tumor.

Mereka Semua Memperoleh Kehidupan Baru melalui Cryosurgery!

Meti Basuki——Kanker Usus Besar Stadium IV——Indonesia

Kanker payudara, kanker hati, kanker paru, kanker prostat dan lain-lain

Raden Ajeng Estiawati——Kanker Payudara——Indonesia

Kanker payudara, kanker hati, kanker paru, kanker prostat dan lain-lain

Esron Silalahi——Kanker Paru Stadium II——Indonesia

Kanker payudara, kanker hati, kanker paru, kanker prostat dan lain-lain 

Suriani Tjua——Kanker Serviks——Indonesia

Kanker payudara, kanker hati, kanker paru, kanker prostat dan lain-lain 

Apakah saya cocok menjalani Cryosurgery?

Ingin mendapatkan info pengobatan kanker, silakan hubungi 0812 97897859 atau klik konsultasi online, mari bersama melawan kanker.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami via online, email atau telepon. Untuk info-info terkini, anda dapat mengunjungi Facebook dan Youtube kami.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59