Teknologi Minimal Invasif, Membuat Pasien Kanker Payudara Optimis Melawan Kanker
+  -

kanker payudara, pengobatan kanker payudara, Intervensi, Cryosurgery, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Kantat Erkulwarawat

Tidak menyangka saya bisa mengadakan pameran lukasian sendiri, saya sangat berterima kasih kepada St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, saya berharap karya saya dapat memberikan keberuntungan dan harapan bagi pasien kanker lainnya, meningkatkan rasa optimis dalam melawan kanker,” kata Kantat Erkulwarawat, penderita kanker payudara asal Thailand. Akhir-akhir ini, dibantu oleh staff rumah sakit, Kantat Erkulwarawat mengadakan pameran lukisan di rumah sakit, lebih dari 20 hasil karyanya dipajang di tempat, sangat menarik para pasien dan keluarga untuk berhenti dan melihat. Dalam acara pameran tersebut, ia sibuk memperkenalkan lukisannya dan mebagikan pengalamannya melawan kanker, sulit dibayangkan bahwa 1 bulan yang lalu ia adalah seorang yang sulit berjalan bahkan harus dibantu oleh orang lain, saat ini ia bisa berjalan dengan bebas.

Kanker Payudara Kambuh Kembali, Menolak Kemoterapi

Kantat Erkulwarawat, usia 50 tahun. Pada tahun 2010, ia didiagnosa kanker payudara, di rumah sakit Thailand, ia menjalani operasi dan kemoterapi. Tiga tahun lalu, pada saat sedang yoga, kakinya terasa sakit, lalu ia melakukan pemeriksaan di rumah sakit, dan dinyatakan kalau kankernya kambuh kembali, sel kankernya juga sudah menyebar ke bagian paru dan hati. Saat itu dokter menyarakannya untuk menjalani kemoterapi, tetapi ia menolak, “Sebelumnya saya pernah menjalani kemoterapi, tetapi kanker ini tetap kambuh, saya percaya bisa mendapatkan metode pengobatan yang lebih baik dibandingkan kemoterapi, lagipula pasien kanker lainnya juga sering mengatakan bahwa kemoterapi mempunyai efek samping yang besar, kondisi fisik yang lemah tidak dapat menerima itu,” ia menjelaskan. Akhirnya, ia mulai mencari informasi tentang teknologi pengobatan terkemuka.

kanker payudara, pengobatan kanker payudara, Intervensi, Cryosurgery, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Kantat Erkulwarawat dan tim medis rumah sakit foto bersama di pameran

Memilih Teknologi Minimal Invasif, Kondisi Penyakitnya Teratasi

Melalui rekomendasi teman, ia mendapatkan informasi tentang St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, mulai dari teknologi pengobatan, pelayanan dan hal-hal lainnya melalui internet, facebook dan kantor perwakilan di Bangkok. “Saya mendapatkan informasi bahwa St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou mempunyai metode Intervensi, Cryosurgery dan 18 teknologi Minimal Invasif lainnya, saya percaya pasti akan ada teknologi pengobatan yang cocok dengan penyakit saya, karena itu saya memutuskan untuk datang berobat ke sini,” kata Kantat Erkulwarawat.

Bulan Juni 2018, ditemani oleh keluarga dan teman, Kantat Erkulwarawat datang ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. Setelah menjalani pemeriksaan, tim dokter MDT menentukan metode Intervensi + Cryosurgery untuknya. “Pada saat menjalani Intervensi, benar seperti apa yang dijelaskan di internet, saya tidak menderita sama sekali, proses pengobatan juga sangat singkat, hal yang terpenting adalah minim efek samping, beberapa hari setelah itu, saya sudah bisa beraktivitas normal. Berbeda dengan kemoterapi yang efek sampingnya sangat besar, dapat membuat rambut rontok, mual, mutah, fisik lemah, proses pengobatan panjang, dan hasilnya juga tidak baik,” Kantat Erkulwarawat menjelaskan perbedaan Intervensi dan kemoterapi. Setelah menjalani Intervensi dan Cryosurgery, tumornya mengecil, kondisi penyakitnya dapat diatasi.

kanker payudara, pengobatan kanker payudara, Intervensi, Cryosurgery, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Kantat Erkulwarawat menjalani wawancara Guangdong Television

Melukis Membuatnya Tenang dan Melupakan Penyakitnya

Kantat Erkulwarawat adalah seorang produser sebuah stasiun televisi, biasanya tekanan kerjaannya sangat besar. Semenjak kankernya kambuh, ia mulai mengurangi pekerjaan, sehingga ia mempunyai waktu untuk bersantai. Saat ini, ia mulai melakukan hobbinya melukis. Kantat Erkulwarawat mengatakan, melukis dapat membuatnya merasa tenang, melupakan penyakitnya, dan optimis melawan kanker. Selama masa pengobatan di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, ia sudah menyelesaikan lebih dari 10 lukisan, termasuk melukis tim medis, pemandangan di Guangzhou, hewan peliharaan dan segala sesuatu yang terlintas di pikirannya. Di balik karya lukisan ini tersimpan harapan Kantat Erkulwarawat untuk kehidupan yang lebih baik dan harapan di masa yang akan datang. Ketika tim medis dan para staff rumah sakit mengetahui bahwa ia telah melukis begitu banyak lukisan yang indah, demi mendukungnya untuk terus berjuang melawan kanker, mereka membantunya untuk mengadakan pameran lukisan, dengan harapan hasil karya Kantat Erkulwarawat dapat memberikan sukacita dan semangat kepada pasien lainnya. Saat itu, Guangdong Television, Guangzhou Ri Bao dan media lainnya juga ikut meliput kisah Kantat Erkulwarawat melawan kanker.

kanker payudara, pengobatan kanker payudara, Intervensi, Cryosurgery, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Hasil karya Kantat Erkulwarawat

Dalam pamerannya, sebagai sukarelawan ia tidak lupa untuk memberikan dukungan kepada penderita lainnya, “Kita jangan melihat ke belakang, harus melihat ke depan, setiap hari harus memiliki harapan, sehingga bisa menjadi lebih kuat dan hidup menjadi lebih indah!”

Hasil pengobatan pada setiap pasien berbeda-beda tergantung oleh kondisi masing-masing, informasi ini digunakan sebagai referensi saja, bukan untuk patokan akhir pengobatan pasien lain. Jika Anda ingin mendapatkan informasi pengobatan secara langsung, Anda dapat melakukan konsultasi online atau menghubungi kami di 0812 9789 7859. Kami dengan senang hati membantu Anda. Terimakasih.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59