Minimal Invasif Membuat Pasien Kanker Payudara Asal Vietnam Melawan Vonis “Sisa Hidup 6 Bulan”
+  -

pengobatan kanker payudara, Intervensi, Brachytherapy, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Huynh Thi Nuong, asal Vietnam. Pada November 2015, tepatnya saat menjalani pemeriksaan, ia didiagnosa terkena kanker payudara kanan stadium II. Ia segera menjalani operasi dan 6 siklus kemoterapi. Namun satu tahun setelah selesai menjalani pengobatan, kankernya kambuh kembali.

Kanker Kambuh Kembali Tetapi Pengobatan Dihambat oleh Dokter

6 bulan terakhir di tahun 2017, Huynh Thi Nuong mengalami gejala sakit di dada, gangguan pernafasan, sulit menelan, batuk dan gejala lainnya, setelah itu suaranya juga manjadi serak. Awalnya ia kembali ke rumah sakit dimana ia pernah menjalani operasi kanker payudara pertama. Dokter mengatakan tidak perlu khawatir hanya infeksi biasa, dan dokter memberikan obat minum. Namun kondisinya tidak kunjung membaik. Sampai November 2017, kondisinya semakin memburuk, fisiknya pun semakin lemah.

Ia yang putus asa pergi mencari rumah sakit lain, hasil pemeriksaan menunjukkan kanker payudaranya kambuh kembali. Dokter mengatakan kondisinya sangat mengkhawatirkan, mereka tidak dapat mengobatinya, dan memprediksikan sisa hidup Huynh Thi Nuong hanya tinggal 6 bulan, bahkan menyarankan keluarganya untuk mempersiapkan segala sesuatu.

pengobatan kanker payudara, Intervensi, Brachytherapy, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Sebelum Perawatan

Metode Minima Invasif Memberinya Kesempatan Hidup Kembali

Huynh Thi Nuong dan keluarga yang tidak ingin menyerah dan tetap mencari alternatif pengobatan lain. Setelah mereka mendapatkan informasi bahwa St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou memiliki metode pengobatan tanpa operasi dan kemoterapi, Huynh Thi Nuong pun memutuskan pergi ke Guangzhou.

Awal masuk rumah sakit, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi penyakit Huynh Thi Nuong sudah memasuki stadium IV, dan beberapa lesi sudah menyebar. Dokter yang menangani Huynh Thi Nuong mengatakan, “Saat pasien masuk ke rumah sakit kondisinya sangat lemah, gangguan pernafasan, suara serak, dalam kondisi fisik seperti ini menjalani pengobatan akan mendatangkan lebih banyak beban. Karena itu, pertama-pertama saya menerapkan Imunoterapi untuk meningkatkan kekebalan tubuh pasien, setelah itu dilanjutkan dengan pengobatan penargetan tumor yaitu Intervensi dan Brachytherapy, untuk membunuh sel kanker. Dikombinasikan dengan Traditional Chinese Medicine (TCM), untuk meningkatkan kebugaran fisik dan mental pasien, meningkatkan efektivitas pengobatan, serta meringankan efek samping yang timbul saat pengobatan.”

Sampai saat ini, sudah 6 bulan berlalu. Setelah menjalani 3 siklus pengobatan kombinasi Minimal Invasif, Huynh Thi Nuong tidak hanya melawan vonis dokter “sisa hidup 6 bulan”, kondisi fisiknya juga membaik secara signifikan. Gejala-gejala yang dulu dialaminya seperti gangguan pernafasan, sulit menelan, batuk, dan suara serak, semua sudah menghilang, kondisi psikologisnya juga sangat baik, tumor yang menyebar juga sudah berkurang.

pengobatan kanker payudara, Intervensi, Brachytherapy, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Setelah Perawatan

Membandingkan China dan Singapura, Pada Akhirnya Mereka Memilih China

Sebelum datang ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, suami Huynh Thi Nuong mengatakan bahwa mereka sempat mencari informasi tentang rumah sakit di Singapura. Mereka sangat yakin dengan pengobatan di negara tersebut, tetapi kali ini mereka sangat kecewa, meskipun pelayanan di Singapura sangat baik, tetapi teknologi pengobatannya tidak jauh berbeda dengan Vietnam. Terutama saat konsultasi, mereka harus menunggu selama satu minggu untuk mendapatkan jadwal di rumah sakit Singapura, tetapi kantor perwakilan St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou di Ho Chi Minh, di hari yang sama mereka bisa langsung konsultasi dengan dokter Onkologi, sangat efektif. Huynh Thi Nuong pernah bekerja di rumah sakit, ia mengatakan, staff kantor perwakilan St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou di Ho Chi Minh sangat profesional, maka dari itu akhirnya mereka memilih Guangzhou.

Di sini memiliki lebih dari sepuluh teknologi Minimal Invasif, setiap pasien bisa mendapatkan metode pengobatan yang sesuai dengan kondisinya, pelayanan di sini juga sangat baik, penerjemah sangat bertanggung jawab. Banyak perawat yang meskipun memiliki keterbatasan bahasa, tetapi saya bisa melihat keramahan mereka melalui sorot matanya Setiap kali kembali ke rumah sakit untuk kontrol, kami selalu membawakan makanan khas Vietnam, untuk mengungkapkan rasa terima kasih kami.”

pengobatan kanker payudara, Intervensi, Brachytherapy, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou Adalah Tempat Yang Penuh Harapan

Huynh Thi Nuong mengatakan, mereka sangat terkejut dengan teknologi yang begitu maju di China,. Seorang pasien kanker ovarium yang datang bersamaan dengannya diprediksi dokter di Vietnam hidupnya tidak lebih dari 1 minggu, tetapi sekarang kondisinya sudah membaik. Di sini, mereka melihat banyak pasien dari berbagai negara, juga berkenalan dengan pasien kanker payudara stadium IV asal Kanada Michelle Elsien Van Veen. Michelle datang ke Guangzhou yang menjadi harapan terakhirnya, dan saat ini kondisinya sudah diatasi dengan sangat baik.

Ia berharap ada lebih banyak lagi pasien kanker yang mendapatkan informasi tentang pengobatan di rumah sakit ini, semoga lekas sembuh.

Hasil pengobatan pada setiap pasien berbeda-beda tergantung oleh kondisi masing-masing, informasi ini digunakan sebagai referensi saja, bukan untuk patokan akhir pengobatan pasien lain. Jika Anda ingin mendapatkan informasi pengobatan secara langsung, Anda dapat melakukan konsultasi online atau menghubungi kami di 0812 9789 7859. Kami dengan senang hati membantu Anda. Terimakasih.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59