Metode Minimal Invasif Membuat Pasien Kanker Paru Stadium II Optimis Melawan Kanker
+  -

kanker paru, pengobatan kanker paru, teknologi Minimal Invasif, Intervensi, Cryosurgery, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Somsri Bhuttakhun

Somsri Bhuttakhun, adalah pasien kanker paru stadium II asal Thailand. Tahun 2016, ia mulai mengalami gejala batuk, satu bulan kemudian, kondisinya semakin memburuk, dahaknya bercampur darah. Oleh karena itu, ia melakukan pemeriksaan di rumah sakit, dan didiagnosa kanker paru stadium II. Hasil pemeriksaan medis membuatnya dan keluarga sangat sedih dan khawatir, tetapi ia masih optimis akan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Saat itu, dokter di Thailand menyarankannya untuk menjalani kemoterapi guna mengecilkan tumor. Ia menjalani 2 kali kemoterapi, namun penyakitnya tidak membaik, setelah ia mempertimbangan efek samping kemoterapi yang dialami sebelumnya, seperti alergi, mual dan muntah, jika ia harus menjalani kemoterapi lanjutan, kondisi fisiknya tidak dapat menerima, karena itu ia menolak menjalani kemoterapi ke-3.

Menolak Kemoterapi, Mencari Teknologi Canggih Pengobatan Kanker

Setelah mendapatkan informasi dari beberapa pihak, Somsri Bhuttakhun mendapatkan informasi tentang St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dari seorang teman. Setelah mengetahui kalau kondisi temannya tersebut kini membaik, ia dan keluarga mencari informasi lebih lanjut dari internet, akhirnya ia menghadiri acara seminar yang diadakan oleh kantor perwakilan Bangkok. Dalam acara seminar tersebut, dokter Onkologi menjelaskan tentang metode Intervensi, saat itu adalah pertama kalinya ia mengetahui tentang teknologi yang sangat canggih seperti ini. Jika dibandingkan dengan kemoterapi sistemik, Intervensi minim efek samping, serta memiliki proses pemulihan yang cepat. Melalui rekomendasi teman dan acara seminar tersebut, ia lebih memahami teknologi St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, dan memutuskan berobat ke China.

kanker paru, pengobatan kanker paru, teknologi Minimal Invasif, Intervensi, Cryosurgery, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Somsri Bhuttakhun dan dokter

Intervensi + Cryosurgery Membuat Tumor Mengecil

22 Maret 2018, ditemani oleh sang suami, Somsri Bhuttakhun datang ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. Hasil CT-scan saat itu menunjukkan adanya tumor di paru kanan, serta penyebara di bagian hati dan mediastinum. Setelah tim MDT berdiskusi, mereka menentukan metode pengobatan kombinasi Cryosurgery + Intervensi untuknya.

Saat masuk ke rumah sakit, Somsri Bhuttakhun batuk terus menerus, dahaknya bercampur darah, dan mudah merasa lelah. Pertama-tama, ia menjalani Cryosurgery dan Intervensi, kedua metode ini adalah metode pengobatan tumor Minimal Invasif yang canggih, bertarget, akurat, minim luka, serta tidak merusak jaringan normal sekitar. Dengan begitu, Somsri Bhuttakhun tidak merasakan efek samping apapun selama pengobatan. Setelah pengobatan, ia mulai merasa kondisinya membaik. Sampai selesai pengobatan ke-4, kondisinya membaik secara signifikan, gejala batuk, mudah lelah dan gejala lain yang dialaminya saat masuk ke rumah sakit sudah hilang. Ini adalah kali ke-5 ia menjalani pengobatan, sampai saat ini ia sudah menjalani 1 kali Cryosurgery dan 5 kali Intervensi. Setelah pengobatan tumor paru kanan dan penyebarannya, nafsu makan, kualitas tidur, serta kondisi psikologisnya jauh membaik, kondisinya sangat stabil.

“Pertama kali masuk ke rumah sakit saya merasa takut, tetapi mengingat hasil pengobatan, kekhawatiran saya berkurang, waktu pengobatan tidak lama, dan juga tidak merasakan rasa sakit apapun. Setelah pengobatan ke-4, kondisi saya membaik secara signifikan, saat ini kondisi saya sudah membaik 80%, saya dan keluarga sangat puas dengan hasil pengobatan ini. Di Thailand belum ada teknologi dan fasilitas pengobatan secanggih ini, terutama seperti Intervensi. Di sini saya menjalani Cryosurgery dan Intervensi, hasilnya sangat efektif, bahkan minim efek samping, tidak seperti efek samping kemoterapi yang sangat besar. Saya sangat berterima kasih kepada dr. Tang Xiang dan staff rumah sakit lainnya, mereka mempunyai keahlian medis yang baik, dan merawat saya dengan sangat baik, saya sangat berterima kasih kepada mereka,” kisah Somsri Bhuttakhun dengan senang.

Memberikan Semangat Kepada Pasien Kanker Lain

Sebelum keluar rumah sakit, Somsri Bhuttakhun tidak lupa memberikan semangat kepada pasien lainnya, ia mengatakan, “Jika Anda terdiagnosa kanker, segeralah mencari pengobatan yang tepat. St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dapat membantu Anda, di sini banyak teknologi pengobatan kanker yang canggih, saya sangat percaya dengan teknologi di sini, karena saya sudah mengalaminya secara pribadi. Tetapi hal yang lebih penting lagi, kita harus memberikan semangat kepada diri sendiri, jangan takut, jangan menyerah, terus berjuang.”

Hasil pengobatan pada setiap pasien berbeda-beda tergantung oleh kondisi masing-masing, informasi ini digunakan sebagai referensi saja, bukan untuk patokan akhir pengobatan pasien lain. Jika Anda ingin mendapatkan informasi pengobatan secara langsung, Anda dapat melakukan konsultasi online atau menghubungi kami di 0812 9789 7859. Kami dengan senang hati membantu Anda. Terimakasih.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59