Teknologi Minimal Invasif Memberi Kehidupan Bagi Pasien Kanker Stadium Lanjut
+  -

kanker paru, pengobatan kanker paru, Intervensi, Cryosurgery, Photodynamic, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Jutamas mengunjungi kantor perwakilan bangkok (kedua dari kanan)

Tanggal 2 Maret 2017, kantor perwakilan Bangkok kedatangan seorang sahabat --- Jutamas, karena kagum melihat kondisi penyakitnya yang sudah membaik, kami memberikan julukan legenda kanker kepadanya. Awalnya ia mengidap kanker paru stadium lanjut, setelah menjalani kemoterapi sistemik di Thailand, kondisi penyakitnya malah semakin buruk, bahkan efek samping akibat dari kemoterapi membuat fisiknya semakin lemah. Setelah mendapatkan rekomendasi dari seoang teman, ia datang ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou dan menjalani Intervensi, Cryosurgery, Photodynamic, dan kombinasi metode Minimal Invasif bertarget lainnya. Tumor di bagian parunya mengecil, dan kondisinya sangat stabil.

Rasa Kecewa Saat Menerima Vonis Mati Dari Dokter

Tahun 2014, Jutamas yang saat itu berusia 57 tahun, dimana ia selalu melewati hari-hari dengan santai, tiba-tiba dikagetkan dengan hasil pemeriksaan yang dijalaninya pada bulan Februari. Hasil X-ray menunjukkan bahwa di bagian parunya terdapat lesi, hasil pemeriksaan medis lanjutan membuat Jutamas dan keluarga sangat kecewa, hasil tersebut menunjukkan ia terdiagnosa kanker paru stadium lanjut yang sudah menyebar ke hati dan tulang.

Dokter setempat menyarankan Jutamas untuk menjalani kemoterapi, untuk mengatasi perkembangan sel dan memperpanjang harapan hidupnya. Jutamas tidak mengerti, bagaimana bisa kondisi fisiknya yang begitu sehat tiba-tiba terkena kanker, bahkan kanker paru stadium lanjut. Ia merasa kecewa dan putus asa, dalam hatinya penuh dengan pertanyaan, “Apakah setelah menjalani kemoterapi ia tetap hanya bisa menunggu ajal?”

Pilihan Terakhir di Ambang Kematian

Juli 2014, dengan dukungan keluarga, Jutamas terus menjalani kemoterapi. Menjalani kemoterapi sebanyak 12 kali membuat Jutamas terasa seperti di neraka. Kondisi fisiknya menjadi sangat lemah, rambut rontok, tidak nafsu makan, seluruh tubuhnya tidak berenergi, tubuhnya menjadi sangat kurus, bahkan ia tidak memiliki energi untuk duduk. Hal yang lebih menakutkan lagi, setelah menjalani kemoterapi, bukannya membaik, kondisinya malah semakin buruk.

Pada Mei 2015, ia mulai mengigau, bahkan muncul halusinasi, hasil pemeriksaan selanjutnya menunjukkan tumor masih terus berkembang, dan pada bulan Juni ditemukan penyebaran lesi pada otak. Anak Jutamas melihat kondisi ibunya yang semakin kurus dan buruk, ia memutuskan untuk mencari pengobatan lainnya.

Setelah mencari informasi, anak Jutamas mendapatkan rekomendasi dari seorang teman, ia pun datang ke kantor perwakilan St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou di Bangkok untuk mancari bantuan. Setelah mendengar penjelasan dari anaknya, dokter Onkologi dan rekan kerja di kantor perwakilan menyempatkan diri untuk datang ke rumah Jutamas menjenguknya, saat itu Jutamas berhalusinasi, dengan tidak berdaya duduk di sofa. Kondisinya membuat dokter sangat khawatir, ia menyarankan Jutamas untuk segera pergi ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou untuk menjalani pengobatan kombinasi Minimal Invasif. Tanpa ragu, sang anak segera membawa Ibunya pergi ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, “Ini adalah keputusan yang sangat tepat, ia menyelamatkan Ibu saya.”

kanker paru, pengobatan kanker paru, Intervensi, Cryosurgery, Photodynamic, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Kondisi Jutamas selama menjalani kemoterapi

Metode Kombinasi Minimal Invasif, Memberikan Keajaiban Hidupan Baginya

Agustus 2015, Jutamas datang ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, dokter MDT menentukan metode pengobatan Intervensi + Cryosurgery + Photodynamic, dan keajaiban terjadi begitu saja. Setelah menjalani Intervensi pertama, kondisi Jutamas membaik, selama masa pengobatan ia tidak merasakan efek samping apapun, kondisi fisiknya pun semakin baik. Hasil pemeriksaan Oktober 2016 menunjukkan tumor di paru-parunya mengecil; hasil pemeriksaan bulan Desember menunjukkan kondisinya sudah teratasi, dengan demikian Jutamas pulih kembali, sama sekali tidak terlihat seperti pasien kanker.

Maret 2017, Jutamas datang ke kantor perwakilan Bangkok dan menceritakan pengalamannya melawan kanker kepada wartawan. Wajahnya kemerahan dan bersinar, menjelaskan kondisinya, pilihannya, keberuntungannya. Ia yang sekarang sudah lagi lemah tak berdaya, terakhir ia juga mengatakan, “Hari ini saya datang ke sini, saya berharap sharing saya dapat memberikan harapan baru bagi pasien kanker lainnya, terutama bagi pasien kanker stadium lanjut, agar kita semua mengenal St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou mempunyai teknologi baru pengobatan, agar mereka bisa mendapatkan pilihan pengobatan lainnya.”

Kepala rumah sakit St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou - dr. Peng Xiao Chi menjelaskan, sampai saat ini, pengobatan utama kanker stadium lanjut umumnya masih menggunakan metode konvensional seperti kemoradioterapi, tetapi untuk sebagian besar pasien stadium lanjut yang kondisinya lemah sulit untuk menerima efek samping akibat dari kemoradioterapi, bahkan ada beberapa pasien kanker stadium lanjut yang menyerah. Teknologi pengobatan Minimal Invasif mempunyai keunggulan antara lain minim luka, minim efek samping, hasil efektif, serta dapat menghindarkan pasien dari penderitaan akibat operasi dan kemoradioterapi. Ini adalah salah satu metode yang paling efektif untuk mengobati kanker stadium lanjut. Ia mengatakan, pasien kanker stadium lanjut harus segera mendapatkan pengobatan, serta jangan putus asa dan menyerah dalam pengobatan.

Hasil pengobatan pada setiap pasien berbeda-beda tergantung oleh kondisi masing-masing, informasi ini digunakan sebagai referensi saja, bukan untuk patokan akhir pengobatan pasien lain. Jika Anda ingin mendapatkan informasi pengobatan secara langsung, Anda dapat melakukan konsultasi online atau menghubungi kami di 0812 9789 7859. Kami dengan senang hati membantu Anda. Terimakasih.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59