Kanker Usus

Menurut statistik terbaru dari World Health Organization, kematian akibat kanker usus di Indonesia menempati angka 10,2% penyebab kematian pada pria, dan 8,5% penyebab kematian pada wanita, sekitar 18.353 orang meninggal setiap tahun akibat kanker usus.(Kira-kira 10.516 orang laki-laki, 7837 orang wanita)

Jumlah Kematian
Harapan Hidup
Survivor Kanker Usus

Saya Telah Bertahan 11 Tahun (2007-Sekarang)

Hatta – Indonesia

Saya Telah Bertahan 7 Tahun (20011-Sekarang)

UMAR LATINULU – Indonesia

Saya menolak pengobatan kanker usus dengan operasi

HENDRY ANGGLES – Indonesia

Pengobatan tepat sangat penting untuk melawan kanker usus

Meti Basuki – Indonesia

Apakah operasi dan kemoterapi sistemik merupakan satu-satunya pilihan pengobatan untuk pasien kanker usus? Apa pilihan pengobatan baru bagi pasien kanker usus yang ingin mempertahankan fungsi anal yang utuh?
Pemilihan Pengobatan Kanker Terbaru
1.Intervensi : Cocok untuk pasien kanker usus usia lanjut yang tidak mau mengalami efek samping kemoterapi.

Di bawah panduan USG atau CT, dibuat luka sayat 2mm di arteri femoralis, obat anti-tumor disuntikkan ke lesi melalui arteri sekaligus dilakukan embolisasi terhadap tumor dan arteri penyuplai darah, sehingga tumor kehilangan suplai darah dan "mati kelaparan". Dibandingkan dengan kemoterapi sistemik, konsentrasi obat 10 kali lebih tinggi dan tidak membahayakan sel normal, lebih efektif dan tuntas membunuh tumor [Baca selengkapnya]

2.Cryosurgery : Cocok untuk pasien kanker usus yang memiliki tumor besar dan tidak mau dioperasi.

Di bawah panduan USG atau CT, jarum beku ditusukkan ke dalam tumor, dan argon dan helium masing-masing dimasukkan, dan siklus dingin dan panas menghancurkan pembuluh darah kecil tumor, yang mengakibatkan kematian sel tumor. Ia juga disebut "pisau argon-helium" dan dapat mencapai efek perawatan bedah kanker usus tanpa [Baca selengkapnya]

3.Brachytherapy : Cocok untuk pasien kanker usus yang tidak berani atau tidak dapat menjalani bedah reseksi.

Di bawah panduan alat pencitraan, partikel yodium ditanamkan ke dalam lesi, langsung secara akurat membunuh sel kanker dengan melepaskan sinar gamma, mencapai efek yang sama seperti pembedahan dengan pisau operasi.Teknologi yang sederhana, aman, bersifat minimal invasif dan minim efek samping. [Baca selengkapnya]

4.Photodynamic Therapy : Cocok untuk pasien kanker usus usia lanjut yang lemah atau stadium akhir.

Zat fotosensitizer disuntikkan melalui pembuluh vena, lalu tumor disinari dengan laser khusus. Di bawah sinar cahaya, zat fotosensitizer beraksi untuk membunuh sel-sel kanker. Efektif selama 48-72 jam, tidak ada efek samping. Efektif dapat mencegah kekambuhan kanker, akurat membunuh tumor [Baca selengkapnya]

Metode apa yang cocok saya gunakan untuk mengobati kanker usus? Klik untuk konsultasi!

Kelebihan Pengobatan Minimal Invasif Kanker Usus
  • Terapi Minimal Invasif
  • Operasi
  • Kemoterapi Sistemik

1.Membutuhkan luka sayat sebesar 25cm, rentan pendarahan dan pemulihan lambat

2.Lebih dari 2/3 penderita kanker usus membutuhkan operasi, memerlukan kantong stoma dan rentan kekambuhan

3.Lebih dari 50% penderita terdiagnosa saat kanker sudah menyebar, sehingga saat dilakukan operasi, akan mempengaruhi jaringan normal sekitarnya

Ingin tahu lebih banyak tentang pengobatan kanker usus? Anda dapat mengisi formulir reservasi di bawah untuk berkonsultasi dengan ahli onkologi kami, atau hubungi kami di 0812 978 978 59, kami dengan senang hati akan melayani Anda.
Form Appointment
Untuk pertanyaan lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami via online, email atau telepon. Untuk info-info terkini, anda dapat mengunjungi Facebook dan Youtube kami.
Konsultasi kanker via telp
Hubungi : 0812 978 978 59